Karyaku

Aku

 

Hari ini aku begitu gembira, bisa melihat rona merah pagi yang penuh keindahan. Tuhan terima kasih dan syukur aku panjatkan, Kau izinkan aku menghirup udara dunia yang sempurna. Aku hanya bisa merenung dan merenung tanpa bisa berbuat apa-apa. Inilah aku lemah tak berdaya, tapi izinkan aku ditengah ketakperdayaan ini bisa menyebut nama-Mu. Ya Allah Ya Rob. Ampuni dosa-dosaku dan berikan aku jalan yang lurus, biar aku bisa genggam asa duniaMu dan fitrahMu. Ya Allah aku berserah diri dihadapanMu. Aku yang hina dina hanya bisa mengeluh dan mengeluh..
Ya Allah terima doa hambamu. Jadikanlah hambaMu insan yang slalu dalam jalurMu biar bisa slalu terima ridhiMu..............Amieeen

 

Doa untuk Mak

 

Mak.......
Izinkan anakmu hari ini meminta..................
Doamu yang iklas
Doamu yang slalu diridhoi oleh yang kuasa

Mak....
Apa yang emak katakan dulu benar adanya.
Mak pernah bilang
" Le hidup itu harus semeleh, pasrah, tidak ngoyo, tetapi kamu harus yakin akan apa yang kamu miliki, akan apa yang kamu yakini, kebenaran dan kejujuran itulah kuncinya le "

Itu semua ternyata benar adanya, mak....
Kita slalu bersyukur dengan apa yang sudah kita miliki, ndak usah merinan, ndak usah pamrih dan ndak usah iri.

Mak.....
aku telah banyak membuktikan dengan apa yang mak katakan.
Hidup ini mung sekedar mampir ngobe, maka isilah dengan hal-hal yang baik.
sayangilah tetangga
sayangilah teman
dan sayangilah semua yang tuhan ciptakan buat kita.

Mak....
Nikmat yang telah aku rasakan semua berkat doa mak, dan doa bapak.
aku bisa begini juga karena mak dan bapak
aku bisa lari juga karena mak dan bapak
aku bisa berdiri juga karena mak dan bapak

Doamu mak, laksana air terjun yang tak pernah kering
mengalir memasuki relung-relung nafas dan tulang-tulangku.
Maafkan aku mak, jika aku belum bisa membalas semuanya
hanya doaku moga mak selalu dalam lindunganNya... amien

 

Dongeng sebelum tidur

 

Alkisah demikianlah kuawali kogoreskan asa ini dalam sebuah blog kesayanganku.Adalah suatu kewajaran bila kita merasa berbahagia, dan bersyukur karena Allah senantiasa curahkan apa yang kita minta. Meski tanpa disadari kita kadang sembrono dalam meminta. Seyogyanya kita malu karena selalu meminta dan kadang memaksa. Terus agak menggerutu manakala asa kita tak kesampaian. Inilah prolog sebuah dongeng tentang anak manusia.

Kapan sebenarnya kita berbenah....
Kapan sebenarnya kita berubah
Kapan sebenarnya kita pasrah
Kapan sebenarnya kita terima apa adanya...............

Susah memang ......
Tak ada salah bila dicoba
..........................................................
Inilah dongeng yang slalu kudengar dari mbahku sebelum aku tidur. Tole cah bagus berdoalah sebelum tidur biar mimpimu enak untuk dinikmati, biar mimpimu indah dan manis untuk kau ceritakan. Dahulu kala dalam sebuah hutan hiduplah seorang nenek tua yang ditemani seorang putri. Putri itu sederhana, cantik, cekatan dan rajin membatu neneknya. itu dilakukan tiap hari, tiap waktu tanpa ada sara keluh dan kesah. Iklas dan rela semua ia lakukan. Tole cah bagus, kamu harus bisa seperti itu, biarkan mimpimu menggapai asamu wahai..cucuku.....cerita belum selsai karena aku keburu tidur............................

 

 

ARTIKEL TENTANG SISTEM INFORMASI MANAJEMEN ( A. BUDIMAN

KONSEP SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB I

PENDAHULUAN

 

Banyak    organisasi    yang    ingin    membangun    sistem    Informasi Manajemennya sendiri,

dan telah menyediakan dana yang cukup, tetapi ternyata usaha  tersebut  sering  kali  gagal. 

Penyebabnya  antara  lain  ialah:  struktur organisasi keseluruhan yang kurang wajar, rencana

organisasi keseluruhan yang belum  memadai,  personil  sistem  yang  tidak  memadai, 

dan  yang  terpenting adalah  kurangnya  partisipasi  manajemen  dalam  bentuk  keikutsertaan 

para manajer dalam merancang sistem, mengendalikan upaya pengembangan

sistem dan memotivasi seluruh personil yang terlibat.

Sebelum  membahas  konsep  sistem  Informasi  Manajemen  lebih  lanjut,
berikut  ini  akan  diberikan  definisi  ringkas  dan  formal  dari  sistem  Informasi
Manajemen  yaitu: “serangkaian  sub-sistem  informasi  yang  menyeluruh  dan

terkoordinasi yang secara rasional mampu menstransformasikan data sehingga menjadi

informasi dengan berbagai cara guna meningkatkan produktivitas yang sesuai dengan

gaya dan sifat manajer”.

Dari  definisi  tersebut  ada  beberapa  point  yang  perlu  diuraikan  lebih

lanjut:

a. Sistem Informasi Manajemen memiliki sub-sitem informasi. Sistem Informasi
    Manajemen  adalah  serangkaian  sub-sistem,  dimana  sub-sistem  tersebut
    mendukung tercapainya sasaran Sistem Informasi Manajemen dan organisasi
    sebagian  dari  sub-sistem  berperan  hanya  dalam  satu  kegiatan  atau  lapisan
    manajemen, sementara yang lainya berperan ganda.

b. Sistem Informasi Manajemen adalah menyeluruh.

Sebuah  Sistem  Informasi  Manajemen  mencakup  sistem  informasi  formal
maupun  informal  baik  yang  manual  maupun  berkomputer.  Komponen  yang
terpenting   dalam   Sistem   Informasi   Manajemen   adalah   manajer   yang

pikirannya akan memproses dan menyebarkan  informasi secara berinteraksi dengan

elemen-elemen lain dari Sistem Informasi Manajemen.

c. Sistem Informasi Manajemen adalah terkoordinasi.

Sistem   Informasi   Manajemen   di   koordinasikan   secara   terpusat   untuk
    menjamamin bahwa data yang di proses dapat di operasikan secara terencana
    dan terkoordinasi. Semuanya untuk menjamin bahwa informasi melewati dan
    menuju sub-sistem yang diperlukan, serta menjamin bahwa sistem informasi
    bekerja secara efisien.

d. Sistem Informasi Manajemen terintegrasi secara rasional.

Sub-sistem  dalam  Sistem  Informasi  Manajemen  adalah  terintegrasi  (terpadu)
    sehingga  kegiatan  dari  masing-masing  saling  berkaitaan  satu  dengan  yang
    lainnya,  integrasi  ini  dilakukan  terutama  dengan  melewatkan  data  diantara
    sub-sistem tersebut.

e.  Sistem  Informasi  Manajemen  mentransformasikan  data  kedalam  informasi.
    Apabila data diolah dan berguna bagi manajer untuk tujuan tertentu, maka ia
    akan menjadi informasi.

f.   Sistem Informasi Manajemen meningkatkan produktivitas.

Sistem  Informasi  Manajemen  dengan  berbagai  cara  mampu  meningkatkan
produktivitas,  antara  lain:  dengan  kemampuan  melaksanakan  tugas  rutin
seperti penyajian dokumen dengan efisien, mampu memberikan layanan bagi

organisasi  intern  dan  ekstern,  serta  mampu  meningkatkan  kemampuan manajer

untuk mengatasi masalah-masalah yang tidak terduga.

g. Sistem Informasi Manajemen sesuai dengan gaya manajer Sistem Informasi
    Manajemen  dikembangkan  lewat  pengenalan  atas  sifat  dan  gaya manajerial
    dari  personil  yang  akan  menggunakannya.  Para  perancang  sistem  apabila
    akan     mengembangkan     Sistem     Informasi     Manajemen     hendaknya
    mempertimbangkan faktor manusiawi dengan cermat. Apabila tidak demikian,
    maka sistem yang dihasilkan tidak efektif.

Secara teoritis, komputer bukanlah persyarat mutlak bagi sebuah Sistem
Informasi   Manajemen,   namun   dalam   praktek   agaknya   menjadi   suatu                                                                      kepercayaan bahwa Sistem Informasi Manajemen yang baik tidak akan berjalan

lancar tanpa bantuan kemampuan sebuah komputer.

 

II. PEMBAHASAN.

 

A. Unsur-unsur Sistem Informasi.

Semua  sistem  Informasi  memiliki  3  (tiga)  unsur  atau  kegiatan  utama,

yaitu :

1. Menerima data sebagai masukan ( input)

2. Memproses data dengan melakukan perhitungan, penggabungan unsur data,
    pemutakhiran perkiraan dan lain-lain.

3. Memperoleh informasi sebagai keluaran (output).

Prinsip  ini  berlaku  baik  untuk  sistem  informasi  manual,  elektromekanis

maupun komputer.

 

Data                                                   Informasi

Pemrosesan

Input                                                     output

 

Secara   sederhana   dapat   dikatakan   bahwa   sebuah   sistem   informasi   dan

memproses data, dan kemudian mengubahnya menjadi informasi.

 

B. Sistem Informasi Pemrosesan Transaksi.

 

Input                       Pemrosesan                     Laporan dan dokumen

 

 

Transaksi luar :                                     Dokumen:

- Penjualan tunai                                   - Tagihan pelanggan

- Penjualan kredit                                  - Check gaji

- Pembelian                                          - Check pembayaran hutang

- Pembayaran tunai                               - Check deviden

- dan lain-lain                                        - dan lain-lain

 

Transaksi Internal:                                 Laporan Operasi:

- Kartu absen pegawai                            - Penggunaan bahan dan persediaan

- Pesanan barang                                  - Ringkasan penjualan

- penyusutan dan penyesuaian                 - Akuntansi tagihan kadaluarsa

- Koreksi kesalahaan                              - Laporan keuangan

Gambar   diatas   menunjukan   sistem   pengolahan   data   yang   tugas
utamanya  memproses  transaksi,  khususnya  pada  tingkat  operasional.  Gambar
tersebut menunjukan berbagai input transaksi yang berasal dari 2 (dua) sumber,
yaitu: dari luar dan dalam organisasi. Dari luar organisasi artinya berasal dari:
pelanggan  dan  supplier.  Setiap  peristiwa  internal  yang  dicatat  oleh  sistem
informasi dianggap sebagai transaksi internal, misalnya: pemakaian bahan untuk
pemrosesan, penyusutaan peralatan, perubahan alamat pegawai dan lain-lain.

 

C. Tugas utama Sistem Informasi Organisasi.

Setiap organisasi memiliki beberapa tugas yang harus dikelola sedemikian
rupa  sehingga  organisasi  yang  berhasil  mencapai  seluruh  sasaran  yang  telah
ditetapkan, bahkan juga berhasil mempertahankan kelangsungan hidupnya. Pada
dasarnya setiap organisasi memiliki 3 (tiga) hingga 7 (tujuh) tugas utama yang
disebut sebagai "faktor-faktor krisis keberhasilan"  (critical success faktors). Hal
ini biasanya ditentukan oleh sifat lingkungan organisasi dan sifat industri dimana
organisasi  merupakan  bagian  dari  industri  tersebut.  Contoh  tugas  utama  dari
organisasi adalah:

1.  Untuk  pengendalian  biaya,  dimana  jika  biaya  naik  maka  harga  akan  naik
     sehingga permintaan menurun.

2.  Dalam  kasus  untuk  perusahaan  yang  membuat  busana,  rancangan  busana
     dan  pengendalian  persediaan  menentukan  keberhasilan  suatu  produk.  Bila
     persediaan  berlebihan  dan  kemudian  mode  telah  berubah,  akibatnya  tidak
     bisa dijual dengan harga yang layak.

3.  Dalam  kasus  untuk  perusahaan  industri  mobil,  dimana  selain  pengendalian
     biaya  pruduksi  maka  tugas  utamanya  adalah:  menjaga  hubungan  baik
     dengan  para  penyalur,  menjaga  mutu  dan  kehandalan  serta  hemat  bahan
     bakar dari produk yang dihasilkan.

                                                                                              

4.  Sebagian  besar  tugas  utama  bersifat  silang  fungsional  misalnya  dalam
     penetapan  harga  produk.  Harga  produk  dapat  ditetapkan  dengan  berbagai
     cara: - mempertimbangkan biaya pruduksi

- mempertimbangkan biaya administrasi

- mempertimbangkan harga dan kebijakan harga saingan.

Informasi  tersebut  berasal  dari  berbagi  fungsi  yang  berbeda,  bukan 

hanya berasal dari fungsi pemasaran, bahkan juga berasal dari luar organisasi.

5.   Dalam  kasus  untuk  perusahaan  padat  informasi;  maka  tugas  utamanya
     adalah menetapkan dan menjaga sistem informasi agar tetap berjalan baik.
     Contoh  dari  perusahaan  padat  informasi  ialah:  perusahaan  penerbangan,
     dimana ketersediaan informasi sangat penting artinya bagi pengelolaan tugas
     lainnya.  Misalnya  kasus  diperusahaan  penerbangan  yang  tugas  utama
     pembukuan  penumpang  dari  masing-masing  penerbangan  berlangsung  di
     berbagai lokasi yang tersebar pada jarak ribuan kilometer, diperlukan sistem
     informasi  berkomputer  untuk  menentukan  status  penerbangan  serta  untuk
     menetapkan pesanan tempat duduk pada setiap penerbangan.

 

D. Integrasi Sistem Informasi

Pengintegrasian sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari sistem 

Informasi  Manajemen.  Berbagi  sistem  dapat  saling  berhubungan  satu dengan

yang lain dengan berbagai cara yang sesuai dengan keperluannya. Aliran informasi

diantara sistem sangat bermanfaat bila data dalam file suatu sistem diperlukan  juga

  oleh  sistem  yang  lainnya,  atau  output  suatu  sistem  menjadi input bagi sistem lainnya.

Secara manual juga dapat dicapai suatu integrasi tertentu, misalnya data dari  satu 

bagian  dibawa  kebagian  lain,  dan  oleh  petugas  administrasi  data tersebut

digabung dengan data dari sistem yang lain. Jadi kalau secara manual maka d

erajat integrasinya menjadi tinggi.

Keuntungan  utama  dari  integrasi  sistem  informasi  adalah  membaiknya
arus  informsi  dalam  sebuah  organisasi.  Suatu  pelaporan  biasanya  memang
memerlukan  waktu,  namun  demikian  akan  semakin  banyak  informasi  yang
relevan  dalam  kegiatan  manajerial  yang  dapat  diperoleh  bila  diperlukan.
Keuntungan    ini    merupakan    alasan    yang    kuat    untuk    mengutamakan
(mengunggulkan) sistem informsi terintegrasi karena tujuan utama dari sistem
informasi adalah memberikan informasi yang benar pada saat yang tepat.

Keuntungan   lain   dari   pengintegrasian   sistem   adalah   sifatnya   yang

mendorong  manajer  untuk  membagikan  (mengkomunikasikan)  informasi 

yang dihasilkan oleh departemen  (bagian) nya agar secara rutin mengalir

ke sistem lain  yang  memerlukannya.  Informasi  ini  kemudian  digunakan 

lebih  luas  untuk membantu organisasi.

 

E. Interaksi antara Manajer dan Mesin.

Data  dari  sebuah  organisasi  tidak  akan  menjadi  informasi  sebelum
dikomunikasikan  dalam  bentuk  yang  bermanfaat  bagi  personil  organisasi  yang
memerlukannya.    Komunikasi    ini    berlangsung    dalam    interaksi    antara
manajer/manusia  dengan  mesin/komputer.  Pengertian  dari  interaksi  manajer
dan  komputer  adalah  dimana  sistem  komputer  memberikan  informasi  kepada
manajer atau dimana manajer memberikan data kepada sistem komputer.

Ada beberapa sistem pengolahan data yang tidak berhasil dikembangkan dalam 

Sistem  Informasi  Manajemen  karena  tidak  dikembangkannya  interaksi

manajer dan komputer, sehingga manajer dan komputer, sehingga manajer

dan komputer tidak dapat saling berkomunikasi secara efektif.

Ada  2  (dua)  sebab  utama  kekurangan  dari  pengolah  data  (komputer)

yaitu :

1.   Sistem  analis  dan  programer  tidak  (kurang)  memiliki  pemahaman  tentang
     proses  manajemen  organisasi,  sehingga  akhirnya  tidak  mampu  menjalin
     sistem informasi yang diperlukan organisasi.

2.   Ketidakmampuan untuk memahami cara berpikir manusia dalam memproses
     data, dengan akibat bahwa hasil program komputer tidak memproses data
     sebagaimana   yang   dikehendaki   oleh   manajer,   sehingga   tidak   mampu
     berkomunikasi efektif dengan manajer.

Penilaian  informasi  adalah  bentuk  lain  interaksi  antara  manajer  dan
mesin,  merupakan  hal  yang  biasa  bagi  tenaga  teknisi  dan  administrasi  untuk
mengambil  data  dari  sistem  komputer  lewat  terminal  komputer,  namun  bagi
manajer  hal  demikian  tidaklah  biasa  Manajer  sering  memerlukan  tambahan
rincian tentang masalah khusus, seperti rincian tentang varian anggaran untuk
tenaga kerja pabrik.

                                                                                                         

Komunikasi   manajer   dan   mesin   yang   lebih   jauh   adalah   interaksi
berkesinambungan antara manajer dan file komputer. Seorang manajer mungkin
akan    memulai    berdialog    dengan    banyak    sistem    komputer    dengan
memberitahukan  jenis  data  khusus  yang  dicari,  misalnya  data  tentang  umur
produk.  Komputer  kemudian  akan  menjawab  dengan  serangkaian  pertanyaan
yang  mengarah  pada  data  tentang  umur  produk  apa  yang  diperlukan,  atau
komputer  mungkin  akan  memberikan  informasi  umur  produk  yang  telah  ada
dalam sistem.

Bentuk  terakhir  dari  interaksi  manajer  dan  mesin  adalah  pelibatan
rnanajer dalam perancang sistem informasi untuk digunakan sendiri dengan cara
menulis program komputer sederhana lewat terminal mereka. Misalnya apabila
penjualan  disuatu  wilayah  meragukan  karena  tidak  adanya  alasan,  maka
manajer  pemasaran  mungkin  akan  menggunakan  terminal  komputernya  untuk
menulis  beberapa  program  perintah  yang  akan  mengeluarkan  data  penjualan
serta menganalisisnya sesuai dengan kegiatan para wiraniaganya, jenis produk,
jenis  pelanggan  dengan  tujuan  untuk  penyebab  masalahnya.  Kini  telah  ada
sistem perangkat lunak yang bersifat bahasa bertanya  (Query Language) yang
dapat di tambahkan pada sebahagian besar komputer sehingga memungkinkan
jenis kegiatan manajerial yang demikian.

“Jarak  Sosial"  antara  manajer  dan  sistem  komputer  juga  merupakan
masalah  interaksi  manajer  dan  mesin.  Memang  akan  ada  jarak  sosial  antara
manajer  dan  mesin  yang  memiliki  pola  pikir  pengalaman  dan  titik  kehidupan
yang  berbeda,  dan  ini  akan  menghambat  komunikasi.  Walau  demikian  apabila
manajer dan sistem komputer mencoba berkomunikasi, maka pihak manajerlah
yang   harus   melakukan   upaya   menyesuaikan   diri,   yaitu   dalam   bentuk
"percakapan"  dengan  komputer  yang  harus  dilakukan  lewat  format  tertentu.
Biasanya pedoman penggunaan  (user manual) komputer menawarkan bantuan
teknis   bagi   manajer   yang   memerlukannya   untuk   memahami   hambatan
komunikasi,  tetapi  hal  ini  memerlukan  waktu  bagi  manajer  untuk  berinteraksi
dengan  sistem.  "Tutorial"  program  komputer  yang  membantu  dan  mendidik
manajer  dengan  memberikan  saran  bermanfaat  dalam  bentuk  koreksi  atas
kesalahan (error) komunikasi akan dapat mengurangi jarak sosial.

Dimensi lain. dari masalah manajer dalam upaya berkomunikasi dengan
sistem  komputer  adalah  bahwa  manajer  mengetahui  informasi  apa  yang
diperlukan  tetapi  tidak  mengetahui  dimana  lokasinya.  Setelah  lewat  beberapa
kali  pencarian  yang  menghabiskan  waktu  atas  data  dalam  sistem  komputer,
biasanya manajer akan berhenti mencoba berinteraksi langsung dengan sistem.
Keadaan  demikian  kini  dapat  teratasi  karena  semakin  banyak  sistem  yang
membantu manajer menemukan lokasi lnformasi yang diperlukannya.

Kecenderungan    utama    dalam    pengembangan    sistem    tampaknya
bermuara  besar  pada  kemudahan  bagi  manajer  untuk  berkomunikasi  dengan
komputer, yakni penggunaan "bahasa produktivitas" yang seringkali juga disebut
dengan "bahasa non-prosedural" atau apabila digunakan manajer maka disebut
sebagai "bahasa penopang keputusan manajerial". Bahasa produktivitas adalah
bahasa komputer yang dikembangkan khusus, yang memungkinkan peningkatan
produktivitas  pemrograman.  Bahasa  ini  mudah  dipelajari  dan  diterima  oleh
manajer  sebagai  pengguna  untuk  keperluan  mereka.  Menggunakan  bahasa
demikian akan membuat manajer mampu berinteraksi secara efisien.

Bahasa  produktivitas  kini  menjadi  "penjaga"  dari  era  baru.  Secara tradisional,

program untuk pengolahan gaji  (payroll), akuntansi biaya dan lainlain  telah  disiapkan 

dan  dimodifikasi  oleh  programmer  dalam  departemen pengolahan  data. 

Tetapi  dewasa  ini,  periode  menunggu  untuk  program  baru serta  penyesuaian 

(modifikasi)  program  seperti  yang  diminta  pengguna  masih memerlukan waktu

yang relatif lama, hal ini disebabkan masih sedikitnya tenaga programmer  yang  terampil. 

Alternatif  yang  banyak  dipilih  kelompok  pengguna adalah   mengembangkan  

program   aplikasi   lewat   cara   menguasai   bahasa produktivitas,  misalnya 

dengan  jalan  mengikuti  pelatihan  tentang  bagaimana menggunakan program yang bersangkutan.

 

 

III. PENUTUP

 

Sistem   informasi   dari   suatu   organisasi   tidak   akan   pernah   dapat
diotomatisasikan  sepenuhnya  atau  menyeluruh.  Namun  demikian  suatu  sistem
informasi  manajemen  sangat  mungkin  dan  praktis  apabila  didasarkan  pada
rencana keseluruhan yang bagus serta dikembangkan oleh personil sistem yang
terlatih, untuk itu diperlukan partisipasi manajemen dan sumber keuangan yang
memadai.

                                                                                                      

Sistem  informasi  yang  melayani  tugas  utama  organisasi  harus  bersifat silang   fungsional  

dan   harus   terus-menerus   diperbaiki   demi   menjaga kesinambungan  efektivitasnya. 

Tugas  utama organisasi  seringkali  dilayani  oleh sistem  penopang  keputusan/decision 

support  system  (DSS)  yang  didalamnya berisi model, database dan manajer yang berinteraksi langsung.

Integrasi sistem informasi merupakan salah satu konsep kunci dari sistem informasi manajemen.

Berbagai sistem dapat saling berhubungan satu dengan yang  lain  dengan  berbagai  cara 

yang  sesuai  dengan  keperluan  integrasinya. Sebagian  besar  organisasi  akan  memperoleh 

kemanfaatan  yang  besar  dari meningkatnya derajat integrasi sistem informasi yang mereka miliki.
Interaksi  antara  manajer  dan  mesin  adalah  kaitan  antara  manajer  dan  mesin,

yaitu  suatu titik  dimana mereka  bisa  saling  "berkomunikasi"  secara tradisional

sistem komputer masih sering membuat para manajer  “frustasi”, tetapi dengan

adanya perkembangan baru, seperti bahasa produktivitas, pelatihan  (training),

agaknya cukup membantu memecahkan masalah ini.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Davis,  Gordon  B.,  Manajemen  Information  System.,  terjemahan  oleh  Drs.Bob
          Widyahartono, PT.Pustaka Binaman pressindo, 1984.

Murdick, Robert G., Management Information System, New Jersey, Prentice Hall
          Inc, 1980.

 

Scott,  George  M.,  Principles  of  Management  Information  System,  terjemahan
          oleh Achmad Nashir Budiman, Edisi I, PT.Raja Grafindo Persada, Jakarta,
          1997.

Senn, James A. , Information Systems in Management, Belmont, cal, 4th edition,
          1990.

 

 

Contact

https://budisketsaindonesia.webnode.com

a.budimanbudi@yahoo.co.id

SMA Kesatrian 1 Semarang jl. Pamularsih 116 ( Office)
Taman Bukit Asri Bf 99( Home)

081325771411

Search site

© 2011 All rights reserved.

Make a free websiteWebnode